Jangan
Tunggu....
Jangan katakan itu dulu dinda
Walau kau tak dapat menjadi sayapku tuk terbang ke surga
Setidaknya bermain-mainlah dahulu denganku
Walau akhirnya kuharus terjatuh ke neraka
Tunggu....
Jangan katakan itu dulu dinda
Setidaknya kuteguk habis dulu racun manis cintamu
Dan kunikmati dengan parau belaimu
Sebelum kumenggelepar meregang nyawa
Tunggu....
Jangan katakan itu dulu dinda
Biarlah hiasi bibir ini dengan senyum, harapan kosong melompong yang akhirnya kau remukkan
Tunggu....
Jangan katakan itu dulu dinda
Bantu aku berdiri tegak, walau akhirnya kau jatuhkan kembali (kau dorong aku terjerembab dalam ruang lembab tanpa laksa, dan sukmaku melayang mencarimu)
Tunggu....
Jangan katakan itu dulu dinda
Setidaknya kuselesaikan dahulu gapura cintaku, Walau akhirnya kau luluh lantahkan bersama pangeranmu
Kumohon....
Jangan katakan itu dulu dinda
(way halim 18 juni 2004)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar